PANdai 2026, ajang cerdas cermat Islami untuk generasi muda Indonesia
berita

PAN Resmikan PANdai 2026, Ajang Cerdas Cermat Islami untuk Pelajar

Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), resmi membuka ajang PANdai 2026, sebuah kompetisi cerdas cermat islami tingkat nasional, di Ballroom Kantor DPP PAN, Jakarta, pada Kamis (12/3). Acara ini menjadi langkah awal bagi para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk berpartisipasi dalam ajang yang bertujuan memperkuat karakter dan wawasan keislaman generasi muda.

PANdai 2026 diikuti oleh perwakilan dari 32 daerah di seluruh Indonesia yang telah melalui proses seleksi yang ketat. Kompetisi ini akan terbagi dalam tiga tahap utama, yaitu babak penyisihan, semifinal, dan babak final.

Komitmen PAN dalam Pendidikan Karakter

Zulhas menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen PAN untuk memperkuat karakter generasi muda melalui edukasi berkelanjutan. “Kami terus melakukan edukasi di berbagai bidang, terutama dalam membangun akhlak masyarakat, termasuk anak-anak muda, karena mereka adalah masa depan Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Nilai Moral dan Etika yang Ditanamkan

Fokus utama dari kegiatan ini adalah penanaman nilai moral yang kuat di kalangan peserta. Program PANdai dilaksanakan secara kolaboratif dengan pengurus daerah untuk melatih kemampuan intelektual serta membentuk kepribadian peserta didik. Dengan demikian, PAN berharap dapat mengajak generasi baru untuk mendalami nilai-nilai spiritual dan etika yang luhur.

“PANdai kami hadirkan untuk melatih dan mengembangkan anak-anak didik kita, bukan hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga karakter dan akhlak Islami,” tambah Zulhas. Pembukaan ajang ini disambut antusias oleh tim perwakilan yang hadir.

Persaingan Sehat dan Penghargaan Menarik

Ketua Panitia PANdai 2026, Edison Sitorus, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan mempererat silaturahmi antar peserta. “PANdai 2026 menjadi bagian dari komitmen PAN untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul secara merata,” tuturnya.

PAN telah menyiapkan apresiasi signifikan bagi para pemenang. Juara pertama akan mendapatkan Rp40 juta, sementara juara kedua dan ketiga masing-masing mendapatkan Rp30 juta dan Rp25 juta. Selain itu, pemenang harapan satu hingga tiga juga berhak atas hadiah sebesar Rp10 juta serta perangkat tablet untuk menunjang kegiatan belajar mereka.

Dukungan Tokoh dan Keterlibatan Masyarakat

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo, beserta sejumlah anggota DPR RI Fraksi PAN. Kehadiran tokoh-tokoh tersebut memberikan dukungan moral yang besar bagi peserta yang akan bertanding selama dua hari ke depan. Beberapa tokoh legislatif yang hadir antara lain Okta Kumala Dewi, Pasha Ungu, dan Sarifuddin Sudding.

Dengan sekitar 300 tim dari berbagai sekolah yang berpartisipasi dalam seleksi awal, PANdai 2026 diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam mengembangkan potensi generasi muda Indonesia.

Kesimpulan

Melalui ajang PANdai 2026, PAN tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak yang baik. Dengan harapan, generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berkomitmen pada nilai-nilai keislaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *